Sabtu, 31 Januari 2015

MISTERI POCONG HITAM

     KENAPA gue posting cerita serem malam minggu ini? So simple, karena menurut gue malam minggu itu lebih serem dari malam jumat. Lagi pula malam ini bukan malam minggu biasa. Sekarang adalah MALAM MINGGU KLIWON!!! (jreengg jreengg jreengg, musik serem layaknya backsound Mister Tukul Jalan-jalan.)

     Acara TV yang berhubungan dengan setan-setan sangat diminati oleh sebagian besar masyarakat. Padahal sebenarnya, acara-acara itu selalu melebih-lebihkan (lebay). Diantara semua acara ini, gue sendiri paling gak suka sama Mister Tukul Jalan-jalan. Ini acara memang lebay banget. Dari mulai gambar yang diserem-seremin, backsound diserem-seremin, sampai muka host-nya yang diserem-seremin (atau mungkin udah serem dari sananya). Gue sampai gak bisa bedain, mana host mana ghost.

     Orang-orang pun seakan terpukau saat melihat orang kesurupan (di acara Dunia Lain). Ketika orang yang kesurupan mulai ditanya-tanya sama host-nya, indera penglihatan dan pendengaran orang-orang digunakan secara maksimal. Mereka sangat serius melihat acara tersebut. Seakan mereka harus tau semua informasi dari setan yang merasuki. Dari mulai apa jenis setan itu, cewek apa cowok, siapa orang tuanya, dari keluarga baik-baik atau tidak dan maukah jadi ibu dari anak-anakku kelak? (oke yang ini gue becanda).

     Gue tau harus nulis sesuai dengan judul diatas, sorry... oke langsung aja, maka beginilah kisahnya: (bacalah ayat kursi, karena ini sangat menyeramkan..jreng..jreng..)

     True story, waktu gue masih kelas 5 SD, beredar rumor yang amat menyeramkan. Lagi-lagi di desa gue (Dukuhpayung), para warga digegerkan dengan adanya Pocong Hitam. Warga pun sangat ketakutan akan berita ini, terutama anak-anak. Karena kabarnya, Pocong Hitam ini menakjubkan (eh menakutkan) dan bisa membunuh orang dengan sangat amat mudah. Yaitu: cukup dengan menginjakan kaki ke sendal, maka yang punya sendal akan mati. Gue yang denger kabar ini pun merinding dengan kemampuan membunuh si Pocong. Rasanya, saat itu juga gue tidak ingin pake sendal. Gue pikir, mending gue simpan aja sendal gue. Kalau pun gue nantinya dihadapkan diposisi yang mengharuskan gue memakai sendal, gue akan minjem punya tetangga (walaupun secara diam-diam).

     Malam demi malam pun berlalu dengan kesunyian. Jam 9 malam tidak ada lagi orang yang keluar rumah. Semua sendal-sendal dimasukkan ke rumah, tidak pernah ada yang diluar. Karena tidak ada satu orang pun yang ingin sendalnya di injak oleh si Pocong Hitam. Sumpah gue takut banget nulis ini. Tapi gue sadar, udah kewajiban gue untuk melanjutkan kisah ini (gue salut sama diri gue sendiri).

     Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, kian ya demikian. Oh bukan..bukan, itu mah lagunya 7 Kurcaci. Pokoknya waktu pun berjalan, dan tidak ada tanda-tanda keberadaan si Pocong Hitam kampret ini. Padahal semua warga mengharapkan kehadirannya, tanpa sadar warga mulai merindukannya (bukan, ini tidak benar). Setelah lama tidak terbukti bahwa si Pocong ini ada, warga pun mulai berani lagi untuk keluar malam. Dan lama kelamaan warga yakin bahwa kabar tentang Pocong Hitam itu tidak benar adanya. Warga pun bisa hidup tentram dan bahagia selamanya. Seperti saat sebelum berita Pocong sialan ini masuk ke desa. Kebahagiaan warga juga turut gue rasakan. Karena gue bisa keluar malam lagi dan main comberan. Eh enggak, enggak.. biasanya sore-sore.. Eh enggak, maksudnya gue gak pernah main comberan!!

     Tapi kadang gue mikir, kenapa Pocong itu warnanya hitam. Apa dia sering main layangan, atau jangan-jangan dia habis pulang melayat, atau mungkin dia Pocong yang antimainstream? Terlepas dari pertanyaan itu semua. Sebenarnya didalam lubuk hati gue, sangat mengharapkan Pocong Hitam ini beneran ada. Jujur, gue kagum dengan kemampuan membunuhnya. Andai saja ini bukan hanya sekedar kabar burung belaka, pasti akan gue manfaatkan untuk membunuh orang-orang yang gue benci. Terus bakal gue pinjam sendal meraka (biasa tanpa ijin). Dan akan gue taruh diluar rumah biar di injek si Pocong. Tapi kenyataannya Pocong Hitam ini tidak ada (selamatlah kalian!!!) Entah siapa kunyuk yang pertama kali mencetuskan kabar Pocong Hitam itu. Yang jelas, ini orang bener-bener brengsek. Dasar PHP!!!





Baca juga: DEMAM TOGEL
                   (Puisi) KETIKA HATIKU ADA YANG MENGETUK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar