Minggu, 15 Februari 2015

TENTANG OPONK

     OPONK merupakan pria tampan (menurut Neneknya) yang lahir pada tanggal 22 november 1993. Yang mana, itu berarti dia bernaung di zodiak Scorpio. Oponk mengaku baru berumur 16 tahun. Tapi saat ditanya, dia menjawab memang baru berumur 16 tahun saat 2009. Ini menunjukan bahwa dia sebenarnya gila.
     Makanan kegemaran Oponk adalah salah satunya Mirong Teri. Yang akhirnya dijadikan sebagai nama blognya. Selain itu, Oponk juga gemar menyeduh bubuk gergaji dengan sedikit susu kental manis. Hal ini dilakukan setiap sarapan, sebagai pengganti Energen.

     Oponk lahir di sebuah desa kecil di Kabupaten Tegal. Dan lahir dengan nama: Popon Sutrisno. Tapi karena berbagai alasan, dia lebih suka di panggil Oponk. Alasan pertama adalah karena ternyata ada caleg di pemilu kemarin yang mempunyai nama Popon. Caleg itu perempuan. Dan karena memiliki nama Popon, dia pun gagal.
     Ada juga Ceu Popong. Inget kan yang kehilangan palu saat sidang? Ya walaupun namanya gak sama, karena ada imbuhan 'G' dibelakangnya (mungkin karena 'G' itu beliau bisa duduk di DPR), tapi Oponk takut nanti juga kehilangan 'palu' kesayangannya. Yang mana, 'palu' itu sudah setia menemaninya (yaiyalah, lahir juga udah 'berpalu').

     Tapi alasan yang benar-benar membuat Oponk merasa harus mengubah namanya adalah karena disuatu pagi, saat si Oponk lagi beli nasi kuning untuk sarapan, dia kaget ternyata nama penjual nasi kuning itu adalah Popon juga. Dia mengetahui nama penjual nasi kuning itu karena waktu itu ada yang memanggil: "Bu Popon" ke si penjual nasi kuning. Sejak saat itu, Oponk tau kalo nama Popon banyak di pakai perempuan dahulu di bumi sunda. Dan memang gak pantes buat orang jawa ngapak seperti Oponk.

     Walaupun lahir di Tegal, tapi Oponk dibesarkan Neneknya di Brebes. Hidup dengan Neneknya, membuat Oponk merasa surga berada di telapak kaki nenek.
     Dari dulu, Oponk sudah terbiasa hidup sederhana yang cenderung miskin. Oleh karena itu, dia terlihat seperti gembel. Walaupun dia miskin banget, tapi Oponk dikenal sebagai anak yang belagu dan sombong. Salah satu kesongongan dia adalah: dia selalu menggunakan kata 'Gue' disetiap tulisannya. Sebenarnya Oponk sendiri tau kalo semua orang pasti jijik saat membaca tulisannya. Bagaimana tidak, seorang Oponk yang sehari-hari ngomong pake bahasa ibu (ngapak), dengan sombongnya nulis dengan gue-guean.
     Tapi saat ditanya soal itu, Oponk mengaku biar tulisannya lebih ringan aja dibaca. Dan biar lebih keren kedengarannya. Padahal mah gak menolong sama sekali. Ngapak mah ngapak aja kali, Ponk! Gembel!!

     Layaknya seorang Scorpio, dia memiliki sifat kepemimpinan yang baik. Dia juga keras kepala, gak mau ngalah, dan berambisi. Itulah sebabnya, dia terpilih menjadi ketua umum API (Asosiasi Pengemis Indonesia). Sebagai seorang ketua, Oponk sangat peduli dengan anggotanya. Dia mengajarkan 3 dasar mengemis, yaitu dari mulai tata rias, tata busana, sampai koreografi. Kata Oponk, ketiganya harus dilakukan dengan baik dan benar. Supaya menjadi satu kesatuan pengemis yang terlihat sangat memelas. Dan bisa dengan mudah mengetuk hati orang-orang yang akan ngasih duit. Atas inovasi-inovasi yang dilakukan Oponk dalam memimpin API, dia pun dengan mudah menjadi ketua umum API untuk 2 periode.
     Setelah sukses memimpin API, Oponk berkeinginan mencalonkan diri menjadi presiden Indonesia. Dengan dasar "Semua rakyat Indonesia berhak menjadi presiden." Oponk berjanji, ketika dia terpilih sebagai presiden, dia akan membuat program-program yang Pro-rakyat. Salah satunya adalah dengan membuat aplikasi BAD (Botol Aqua Detector) yang dapat di download di Play Store dan AppStore.
     Konsep aplikasi BAD ini sama seperti Google Maps. Tapi dengan tambahan fitur Rongsokanku didalamnya. Dengan hanya membuka fitur Rongsokanku, orang dapat dengan mudah mengetahui dimana saja rongsokan itu berada. Dan karena aplikasi BAD ini juga termasuk peta, jadi orang gak perlu takut kesasar. Karena aplikasi ini dilengkapi petunjuk arah dan bisa dengan akurat mengetahui posisi rongsok-rongsok itu berada. Aplikasi ini sangat cocok untuk pemulung di Indonesia. Benar-benar Pro-rakyat kan? Oponk memang sangat peduli dengan rakyat kecil.

     Kecintaannya dengan sepakbola Indonesia, Oponk juga berkeinginan menjadi ketua PSSI. Karena sepakbola Indonesia sering ribut, entah itu pemainnya pukul-pukulan, atau penontonnya tawuran didalam stadion, Oponk punya solusi brilian untuk mengatasinya.
     Jika dia menjadi ketua PSSI nanti, dia akan memasang layar besar disetiap sudut didalam stadion. Selain digunakan untuk meng-close up muka penonton saat pertandingan, layar ini juga berguna saat terjadi keributan. Jadi saat pertandingan mulai rusuh, Oponk akan menenangkan dengan cara memainkan film Miyabi dilayar besar tersebut. Suara erangan Miyabi yang menggelar, dipastikan bisa mengalihkan perhatian semua orang didalam stadion.
     Perlu diketahui, orang Indonesia itu mesum-mesum. Jadi pasti mereka bakal nonton Miyabi dari pada ribut-ribut. Sungguh solusi yang brilian bukan?

     Tapi karena si Oponk ini SMP aja gak tamat, jadi keinginannya menjadi presiden atau ketua PSSI, cuma khayalan belaka. Meski demikian, dia gak patah semangat. Kegigihannya dalam menjalani hidup, membuat Oponk menjadi atlet nasional berprestasi saat umur 17 tahun. Dia sukses mengikuti Kejuaraan Lompat Karet Nasional. Dengan bantuan doping, Oponk pun berhasil menjadi juara pertama di kejuaraan tingkat SD dan TK tersebut.




Baca juga:














                Ini dia caleg malang itu
    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar